Hasil Pileg 2014, GOLPUT Menang

0
2
views
Perhitungan hasil pemilu legislatif sudah diumumkan oleh KPU semalam dengan perolehan suara sebagai berikut:
1. Partai Nasdem 8.402.812 (6,72 persen)

2. Partai Kebangkitan Bangsa 11.298.957 (9,04 persen)
3. Partai Keadilan Sejahtera 8.480.204 (6,79 persen)
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 23.681.471 (18,95 persen)
5. Partai Golkar 18.432.312 (14,75 persen)
6. Partai Gerindra 14.760.371 (11,81 persen)
7. Partai Demokrat 12.728.913 (10,19 persen)
8. Partai Amanat Nasional 9.481.621 (7,59 persen)
9. Partai Persatuan Pembangunan 8.157.488 (6,53 persen)
10. Partai Hanura 6.579.498 (5,26 persen)
14. Partai Bulan Bintang 1.825.750 (1,46 persen)
15. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 1.143.094 (0,91 persen)
                *sumber : kompas.com
Dari data terlihat PDIP menjadi pemenang pileg dengan perolehan 18,95%, dengan demikian PDIP belum mampu mengajukan caprescawapres sendiri dan harus berkoalisi.
Dari rekapitulasi tersebut diperoleh data bahwa jumlah pemilih sebesar 124.972.491 pemilih sedangkan total pemilih tetap PILEG 2014 sebesar 185.822.507 jadi yang GOLPUT sebesar 60.850.016 pemilih.
Dari total golput yang 60.850.016 dibandingkan dengan PDIP yang Cuma 23.681.471 pemenangnya haruslah yang golput.
Angka golput yang demikian besar disinyalir adalah kesalahan pemerintah, peserta pemilu dan pemilih. Kenapa mereka salah????
1.        Pemerintah salah karena penyelenggaraan pemilu kenapa dilakukan pada pertengahan minggu. Pemilu hari rabu, libur hanya sehari sedangkan pemilih banyak yang merantau. Dan meraka rata rata KTP masih KTP kampung. Dari pada libur Cuma sehari dan berat diongkos mending golput.
2.       Peserta pemilu salah karena para caleg yang mendaftar di partai masih banyak anggota legislatif yang mendaftar kembali alias calegnya anggota legislatif yang sudah mersakan nikmatnya kursi empuk nan basah di DPR, DPRD1,DPRD2. Dan minim sosialisasi dari partai ini loh caleg kami yang bersih, dsb…..
3.       Pemilih salah karena kurang sadar akan pentingnya pemilu. Tapi pemilih tidak sepenuhnya salah karena belum adanya pendidikan pemilu oleh pemerintah yang kontinu, hanya sesaat dan tidak konsisten. Disamping itu juga para partai politik tidak dapat memberikan calon legislatif yang ber kredibilitas baik. Caleg masih banyak muka lama yang mungkin menurut pemilih “ahh Cuma itu itu ja calegnya “ jadi mereka enggan memilih .
Dari itu semua maka perlu evaluasi dari KPU dan partai untu pemilu selanjutnya. Pemilih sudah pintar bung… klo Cuma kayak gitu doang ga bakalan pemilu akan berhasil dengan baik.
Hasil akhir pemilu versi goozir.blogspot.com (URUTAN BERDASAR JUMLAH SUARA YANG DIDAPAT DIBANDINGKAN DENGAN DAFTAR PEMILIH TETAP PEMILIHAN PILEG 2014)
NO
JUMLAH PEMILIH
     PARTAI/GOLPUT
  PERSENTASE (%)
1.
60.850.016
GOLPUT
32,74631097
2.
23.681.471
PDIP
12,74413492
3.
18.432.312
GOLKAR
9,919310797
4.
14.760.371
GERINDRA
7,943263299
5.
12.728.913
DEMOKRAT
6,850038354
6.
11.298.957
PKB
6,080510473
7.
9.481.621
PAN
5,102514842
8.
8.480.204
PKS
4,563604343
9.
8.402.812
NASDEM
4,521955998
10.
8.157.488
PPP
4,389935391
11.
6.579.498
HANURA
3,540743318
12.
1.825.750
PBB
0,982523608
13.
1.143.094
PKPI
0,615153685
JUMLAH     185822507                                                                     100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here