Galau mode on: Yamaha Nmax VS Honda PCX

0
4
views
Sobat goozir, artikel ini adalah opini penulis pribadi. Mau cari berita di luar paket internet abis. Ya bikin lah artikel opini. Ok  langsung saja. 2 hari jagat blogspere dan berita otomotif mungkin lagi panas-panasnya bahas new produk dari Yamaha yaitu  Nmax. Apa si yang bikin nih motor bisa bikin lemah syahwat. Maksudnya bikin lemah napsu untu membeli produk kompetitor semisal Honda PCX mungkin salah satunya. Menurut saya pribadi itu tak lebih dari sebuah fitur yang dicangkokan pada sepeda motor tersebut.

Kita tidak lihat motor lah misal smartphone One Plus yang dijual preorder kemarin oleh lazada dengan banderol 4,5 juta memiliki fitur seimbang dengan galaxy S5 dan iphone 6. Tapi lihat harganya hanya 4,5 juta. Ya dengan fitur sama atau hampir sama atau mungkin malah lebih tinggi bisa memiliki bandrol lebih rendah. Itu juga yang terjadi pada dua produk dari dua vendor  sepeda motor yaitu Nmax dan PCX. Saya lihat simpelnya aja sebagai biker biasa yang tidak punya kemampuan teknis mesin motor dan sebagainya hanya sedikit pengetahuan soal fungsi beberapa komponen saja. Minim memang pengetahuan saya soal motor tidak seperti blogger kelas atas lainnya. 
Saya sebagai orang awan dan pengguna motor biasa jelas Nmax mempunyai fitur lebih unggul dibanding dengan kompetitornya yang ada dipasaran saat ini yaitu PCX. Lihat saja dari segi pengereman, Nmax dibekali rem cakram depan belakang dengan fitur ABS ( ga tau apakah depan belakang ABS / salah satu saja) sedangkan PCX depan cakram belakang tromol. Saya pribadi sangat ingin punya motor dengan fitur ABS soalnya suka geber terus rem mendadak. Ingat kan soal saya jatuh dari motor saat mudik via jalur selatan saat ngerem mendadak? (yang belum baca silakan klik sini) Coba saat itu motor saya sudah ABS mungkin kejadian itu bisa diminimalisir.  Kemudian dari segi kaki kaki. Nmax sudah menggunakan ban gambot (super gambot menurut saya untuk kelas matik) ini poin lebih juga mengingat motor saya yang bannya hanya ukuran 90/80 terasa labil dan ga enak dipake saat hujan. Walaupun dengan ukuran velg yang 13” dan tidak umum untuk pasaran Indonesia, tapi bukan tidak mungkin ini sebagai jalan untuk para vendor ban untuk memiliki new product dan deferensiasi produk buat mereka. Dan bukan hal mustahil akan menjadi suatu ekosistem baru dalam produksi ban motor kedepannya. PCX masih menggunakan ban yang lazim dan umum layaknya motor Honda matik lainnya. Ini membuat pemilik PCX upgrade ban baik belakang maupun depan.
Terus dari sisi dashboard depan, Nmax sudah full digital dengan berbagain komponen  informasi yang lengkap, untuk PCX masih semi gabungan digital dan analog. Kalau segi desain saya tidak mau komentar banyak karena ini tinggal orang yang mau beli aja yang nentuin. Untuk bagasi depan PCX dah dulengkapi tempat charge untuk gadget dan perlatan lain yang memungkinkan serta sudah ada penutup untk Nmax masih standar seperti yang lainnya.
Dengan banderol harga  27,4 juta ( sumber detik) Nmax memang mampu membikin galau konsumen yang sudah membeli maupun yang akan membeli  produk PCX, dengan bandrol more thn 38 juta. Dengan pemberitaan Nmax di blog dan situs berita nasional juga membuat gaung dari Vario 150cc terasa sunyi dan sepi bak tertelan bumi. Padahal Vario 150 baru saja launching belum lama ini. Mungkin inilah strategi YIMM untuk kelas skutik 150cc.  Sekali gebuk 2 produk kena semua sebagaimana pendapat mang kobay di blognya. Menurut saya ini sebuah strategi yang joss buat Yamaha. 
Sekarang kita tinggal menunggu lokalisasai dari PCX, maksudnya versi lokal dari PCX apakah akan seganas Nmax dengan fitur ABS atau  ga. Karena jaman sekarang kalau motor dah ga ABS kayaknya ga aman. Andai aja rem  ABS sudah bs dijual bebas dan murah pasti saya beli. Nampaknya untuk sekarang fitur aman masih mahal dan hanya dinikmati orang kaya aja. 

Ok lah sekian opini saya untuk kali ini semoga bermanfaat sebgai hiburn silakan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here