Gaya marketing ala AHM Part 2

www.goozir.com
Lnjut dibagian kedua, bagi yang ketinggalan dan belum mengikuti silakan baca di bagian pertama. Nah kejutan makin menjadi saat launching. Body yahud, sexy dan lancip lancip. Tanpa ba bu bi langsung konsumen dan potensial buyer beli… berbeda dengan Yamaha biasanya bentuk fisik dah ketahuan terlebuh dahulu dengan adanya spyshot namun konsumen dan  potensial buyer tidak akan langsung membeli ketika motor tersebut launching.

Pada umumnya mereka akan membaca review dari para blogger maupun dari media online lainnya. Mereka butuh waktu untuk memutuskan akan membeli produk Yamaha.

Dalam membuat keputusan pembelian konsumen akan menganalisis seperti apa motor yang  diinginkan (tujuannya untuk apa). Terus menganalisa mana yang akan dililih ( merek apa yang akan dibeli). Mencari informasi menganai produk yang dipilih (akan dianalisa performa tampilan dll). Terakhir keputusan membeli.
Dari begitu panjang proses yang dilakukan oleh calon pembeli dalam memutuskan motor mana yang akan dibeli, perlu kejelian dalam marketing dari masing masing produsen motor. Dalam hal ini AHM sudah melakukan hal yang lebih baik dari Yamaha. Dengan pritilan – pritilan yang bocor ke media blogger entah disengaja atau ngga akan menjadikan perhatian tersendiri bagi konsumen dan pembaca dan secara tidak langsung memotong proses yang harus dilakukan oleh calon pembeli dalam menentukan pilihannya mana yang akan dibeli
.
Semakin cepat calon konsumen memutuskan produk mana yang akan dibeli akan semakin cepat laku juga produk yang dijual oleh produsen.Profit pun akan cepat di peroleh. bonus karyawan pun makin besar….
Kesimpulan
Gaya marketing AHM dalam hal ini dengan bocoran pritilan-pritilan baik yang disengaja ataupun ga disengaja terpublish ke masyarakat akan jauh mengena ke konsumen, apalagi jika pritilannya berhubungan dengan bagian mesin. Ditambah lagi dengan bentuk body yang sexy saat launching. Dijamin calon pembeli langsung kasih duit.
Gaya marketing Yamaha dengan spyshot tidak berhasil memotong proses yang harus di lalui oleh calon pembeli dalam menentukan keputusan melakukan pembelian. Saat ada spyshot mamang calon pembeli akan merasa tertarik dengan bentuknya yang sexy namun sesudah itu mereka akan menunggu review dari para blogger atau media lain yang melakukan test ride atau impresi pertama terhadap produk baru tersebut.
Akhirnya sebgaus apapun produk yang dijual bila tidak di imbangi dengan gaya marketing yang bisa langsung menusuk hasarat calon pembeli untuk melakukan pembelian niscaya produsen tersebut akan ditinggalkan oleh pembelinya. Dan bisa saja akan gulung tikar pada akhirnya.
Demikian opini saya, sekali lagi ini hanya opini pribadi dengan segala keterbatasan saya dalam pengetahuan dan pengalaman.

Terima kasih semoga berguna…

sebelumnya : Gaya marketing ala AHM Part 1

bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*