Komponen motor yang riskan terhadap pasir dan air hujan

Sobat goozir, musim hujan memang kadang bikin kesal kenapa? Saat kita mau beraktivitas misal berangkat kerja terus turun hujan kita sudah direpotkan dengan segala pernak pernik khas pengendara sepeda motor saat hujan, jas hujan, sepatu dll. Itu belum lagi di jalannya kadang macet, bertemu genangan air, lumpur dll. Yah itulah keseharian orang yang beraktivitas di musim hujan dengan bermotor ria. Tapi tahukah sobat goozir, bahwa pada musim hujan motor sebenarmya sangat riskan terhadap gangguan, baik di mesin rem dan lainnya?

Kita kadang malas untuk sekedar mengguyur motor atau membersihkan motor sehabis hujan – hujanan. Padahal saat itu sisa air hujan dan pasir  pasti banyak yang menempel. Air hujan lebih bersifat korosif karena mengandung asam dan pasir pasir yang menempel akan mempengaruhi sistem pengereman, shok breker, dan sebagainya. Berikut komponen yang  patut diwaspadai ketika musim hujan seperti sekarang ini.

  • Rem,
Untuk rem tromol, kotoran akan bercampur dengan  endapan kampas rem dan akan membuat rem berdecit ( saya sendiri sudah mengalami ini) dan akan cepat aus. Untuk rem cakram  akan berpotensi menggores piringan lebih cepat.

  • Lengan ayun
Bagian ini juga rawan terkena kotoran dan akan membuat pergerakan lengan ayun akan semakin keras.

  • Radiator
Kotoran yang menempel pada kisi-kisi radiator akan mengurangi asupan udara dan pendinginan menjadi tidak maksimal serta kemungkinan terburuknya adalah overheat

  • Suspensi
Seperti halnya  lengan ayun bagian ini juga rawan kotoran dan akan membuat poros cepat  kehilangan pelumas serta akan rawan bunyi bunyian.

  • Rantai
Sangat mudah kotoran menempel pada bagian ini dan juga mudah berkarat, bersihkan dengan cairan pembersih rantai untuk merawatnya.

  • CVT
Inilah yang akan berdampak parah jika terkena  kotoran, CVT akan cepat rusak jika kotoran masuk ke bagian ini. Waspadalah bagi yang suka modif boks CVT.

  • Semua komponen logam
Logam akan mudah berkarat apa lagi ditambah dengan air hujan  dan pasir yang kadang mengandung besi. Rajinlah menyiram bagin ini jika terkena air hujan minimal menghilangkan air hujan, bisa dengan menyiram dengan air sumur agar permukaan logam menjadi netral atau tidak bersifat asam akibat air hujan. Lebih bagus lagi dilap biar kering. Apabila kotoran telalu lama menempel apalagi terkena hujan kemudian terkena panas maka akan cepat karatan. 
Saya sudah alami sendiri di ujung knalpot terus dileher knalpot  menjadi kayak ada noda kecil kecil menempel dan susah di hilangkan. Kemungkinan ini terjadi saat saya arus balik dari kampung ke perantauan, saat itu hujan gerimis dari Banyumas sampaiTegal, motor geber terus dan jalanan basah karena air hujan pasir menempel entah dimana saja. Ditambah motor panas terus akibat perjalanan jauh. Sampai kontrakan dah sore malas mau bersihin. Baru esoknya dicuci. Saat selesai nyuci inilah baru terlihat kotoran kecil-kecil nempel dan susah dibersihkan. Ya mungkin inilah akibat pasir yang kadang bercampur bijih besi  terus terkena panas mesin atau knalpot ya udah deh nempel dan susah dibersihkan.
Pengalaman saya nyiram motor abis hujan juga berdampak baik. Lagi pula menyiram motor yang abis hujan hujanan kotoran akan mudah rontok dan cepat bersih. Ga perlu digosok pake busa atau pembersih. Cukup disiram air. Tapi jangan air hujan ya… ntar sama saja boong. Berbeda kalau di diemin dulu atau nunggu besok bersihinnya udah nempel semua tuh kotoran pasir dkk.
Ya itu dulu share saya semoga berguna…
Referensi  kompas

bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*