Harga Bahan bakar non subsidi turun tapi masih murah di Malaysia

harga bahan bakar non subsidi turun

Harga Bahan bakar non subsidi turun tapi masih murah di MalaysiaHarga bahan bakar non subsidi turun harga, ada pertamax, pertamax plus,   pertamina dex dan biosolar non subsidi. Penurunan harga serentak dilakukan mulai hari ini 15 Maret 2016 jam 00:00 WIBB. Berlaku untuk seluruh Indonesia. Sementara premium dan solar bersubsidi tidak mengalami penurunan.

Besar penurunan harga bahan bakar non subsidi

Penurunan harga bhan bakar non subsidi sebesar 200 rupiah untuk pertamax, pertamax plus, pertamina dex. Sementara untuk solar dan biosolar non subsidi turun 400 rupiah. Berikut tabel penurunan harga bahan bakar nonsubsidi per 15 Maret 2016

BBM Harga sekarang Harga Seblemunya
pertamax Rp 7750 Rp 7950
pertamax plus Rp 8750 Rp 8950
pertamina dex Rp 8600 Rp8800

Untuk Pertalite juga turun harga sebesar 200 rupiah dari Rp 7700 menjadi Rp 7.500. Penurunan harga bahan bakar non subsidi terjadi seiring dengan harga minyak mentah dunia yang terus turun.

Di negara tetangga sendiri Malaysia harga BBM ron 95 disana dijual dengan harga Rp 5.973 rupiah per Januari 2016. Menurut Faisal Basri sebagaimana di lansir dari cnnIndonesia, bahwa harga rendah dari BBM ron 95 di Malaysia (kalau di Indonesia pertamax plus) bukan karena kebijakan pemerintah. Bahkan kalaupun harga di Malaysia dikenakan pajak seperti di Indonesia sebesar 1,15 % harganya naik Cuma menjadi Rp 6.869 per liter. Dan bila ditambah dana Ketahanan Energi (DKE) sebesar Rp200,00 maka harga eceran Ron 95 di Malaysia berada di angka Rp 7.069 saja. bandingkan dengan harga premium di Indonesia. Masih lebih mahal Ron 88 di Indonesia bro…. uedan ga tuhhh

Entah apa yang terjadi di Indonesia. Bisa jadi karena banyak mafia yang bermain dan banyak calo berkepentinagn disana. Semoga saja pemerintah Indonesia sadar dan mau bela rakyat bukan bela mafia atau calo minyak… harga bahan bakar non subsidi turun namun masih jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan harga BBM di Malaysia.

Baca juga :

bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*