Johannes Loman dan tantangan baru Gesits

Johannes Loman dan tantangan baru Gesits

Johannes Loman Executive Vice President Director PT. Astra Honda Motor menjadi ketua umum AISI yang baru. Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia merupakan wadah dari pabrikan sepeda motor di Indonesia. Tercatat saat ini ada 5 anggota AISI yaitu Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki dan TVS. J. Loman megantikan Gunadi Sindhuwinata.

Selain sebagai ketum AISI, Johannes Loman juga menggantikan pak Gunadi menjadi ketua asosiasi Industri sepeda motor kawasan ASEAN, Jepang dan Taiwan (FAMI) Federation of Asia Motorcycle Industries. Anggota FAMI sendiri meliputi Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Thailand dan Taiwan.

Johannes Loman sebagai Ketum AISI adakah hubungannya dengan kartel dan Gesits?

Beberapa waktu lalu KPPU menjatuhkan sanksi terhadap Yamaha dengan denda Rp 25 milyar dan Honda dengan denda Rp 22,5 milyar. Keduanya terbukti melakukan kartel menurut KPPU. Atas keputusan tersebut Honda dan Yamaha memutuskan banding.

J.Loman sendiri membantah adanya kartel di Industri motor Indonesia. Disatu sisi pak Johannes Loman sebagai ketua umum AISI disisi lain beliau juga masih direktur di Astra motor. Dua jabatan inilah yang mungkin bisa menimbulkan persepsi tidak baik.

Masuk ke opini saya pribadi….

Sobat goozir pasti tahu Gesits kan ya? Sepeda motor listrik hasil kerjasama ITS dan Garansindo yang di klaim sebagai produk nasional. Ya regulasi untuk sepeda motor listrik sampai sekarang belum jelas padahal Gesits sudah tidak lama lagi akan masuk masa prosuksi masal (sekitar tahun 2018).

Masih ingat artikel goozir.com Gesits VS AISI ? silakan di buka kembali. Intinya AISI belum  sepenuhnya menerima kehadiran sepeda motor listrik di Indonesia dengan alasan Infrastruktur, limbah baterai dan keamanan.

Jika di lihat sekilas memang sebagai yang menaungi pabrikan sepeda motor konvensional AISI tentu akan membela anggotanya. Sedangkan Gesits sebagai motor yang ramah lingkungan di perkirakan akan disukai banyak orang. Kalau laku banyak ntar yang konvensional makan apa? Mungkin begitu kira kira.

Baca : gesit dipesan 15.000 unit penantang datang

Kita tahu bahwa Johannes Loman sebagai Executive Vice President Director PT. Astra Honda Motor. Disini bisa timbul persepsi buruk, ntar pak J. Loman mbelain AHM. Ntar J.Loman mempersulit Gesits, DLL. Di infokan oleh kompas bahwa AISI sedang mengkrucutkan aturan  tentang motor listrik. Disinilah jika tidak di bahas secara profesional dan melihat latar belakang J. Loman di AHM maka bisa jadi Gesits bisa layu sebelum berkembang. Ya semoga saja persepsi buruk saya pribadi tidak benar. Semoga Johannes Loman selaku Ketum AISI dapat memajukan indutri roda dua Indonesia tidak mementingkan salah satu pihak dan kelompok nya sendiri namun demi kepentingan seluruh yang terlibat di industri roda dua, baik konvensional maupun yang sudah ramah lingkungan.Johannes Loman

Kemungkinan karena hadirnya Johannes Loman di AISI sebagai Ketum, Gesits bereaksi. Muhammad Nur, kepala proyek Gesits berpendapat dikutip dari Kompas

“Akan terlalu serakah mereka kalau berniat membunuh sepeda motor listrik, marilah kita join saja. lagipula dengan kami masuk di listrik, toh kami makan porsi mereka hanya sedikit. Sekitar 200.000 unit dibanding jutaan unit”

Mungkin wajarlah kalau para pabrikan motor konvensional merasa terganggu dengan kehadiran Gesits. Teknologi ramah lingkungan dikombinasi dengan desain apik dan dukungan universitas di indonesia ditambah lagi dengan label buatan anak bangsa tentu menjadi nilai lebih di mata masyarakat. berbeda jika kita memandang pabrikan Jepang dan lainnya dimana orang Indonesia hanya sebagai buruhnya saja.

Semoga Bapak Johannes Loman dapat bertindak profesional. Hidup di Indonesia ya mari bantu Indonesia berkembang. Indoensia punya Gesits ya mari di dukung dengan regulasi yang mendukung berkembangnya motor listrik dan bukan membuatnya layu dan mati. Honda sudah punya motor listrik dan Indonesia juga sudah ada. Buat regulasi yang menguntungkan bersama bukan merugikan salah satunya. Honda punya duit seabrek development pasti mudah. Jika mematikan produk nasional tidak lah etis untuk di lakukan.

Mari kita dukung industri di Indoensia. Maju bersama bukan menyikut kanan dan kiri.

Baca juga Info pilihan goozir.com lainnya bro

Selamat bekerja pak Johannes Loman… tugas berat di tangan anda.

 

bagikan :

2 Comments

  1. Sekali kacung selamanya tetap kacung…hidup kacung….indonesia dijajah oleh bangsanya sendiri.. jepang cuman ongkang ongkang kaki

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*