Spesifikasi Jenis Minyak Rem : Dot3, Dot4, Dot5, Dot5, Dot5.1

Spesifikasi Jenis Minyak Rem : Dot 3, Dot 4, Dot 5, Dot5.1

Diposting pada

GOOZIR.COM – Bagaimana spesifiksi jenis minyakl rem minyak rem yang tepat untuk sepeda motor? Apakah menggunakan minyak rem DOT3, Dot4 atau Dot5? Cairan untuk sistem rem cakram sebenarnya bukan berwujud minyak jadi lebih tepat disebut Brake Fluid (cairan rem). Bahan cairan rem bisa berupa Glycol dan Silicone. Berikut spesifikasi jenis minyak rem di pasaran.

Secara umum cairan rem dibedakan dengan kode DOT. DOT sendiri merupakan singkatan dari Departemant of Transportation, departemen itulah yang menguji dan memberikan standar titik didih dari cairan rem.

DOT 3 memiliki titik didih paling rendah dan DOT5 memiliki titik Didih paling tinggi. Lihat tabel di bawah ini.

Spesifikasi Minyak rem
Tabel spek minyak rem berdasarkan kode DOT

Dari tabel di atas bisa dilihat titik didih masing masing minyak rem. disana ada Dry Boiling point dan Wet Boiling Point. Perbedaannya adalah sebagai berikut.

Dry Boiling Point, merupakan titik didih saat minyak rem baru dibuka segel dari botol. Dengan kata lain titik didih saat minyak rem belum digunakan dan masih di dalam botol kemasannya.

Wet Boiling pont, titik didih suhu minyak rem saat sudah digunakan 1-2 tahun. Jadi memang terdapat penurunan titik didih setelah digunakan.

Jenis Minyak Rem

Jika melihat kembali tabel di atas ada 2 bahan yang digunakan untuk cairan rem yaitu Glycol dan Silicone.

Perlu diketahui bahwa cairan Glycol termsuk abrasif. Artinya jika terkena cat maka cat bisa terkelupas. Itulah alasan saat ganti cairan rem diusahakan jangan sampai kecret dan menimpa cat bodi motor.

baca juga : Tips Cara Merawat Rem Cakram Sepeda Motor Agar Tetap Pakem

Selain abrasif juga mudah menyerap air (HIGROKOPIS). Air biasanya hadir dari uap yang dihasilkan saat cairan rem mendidih. Air akan bercampur dengan cairan rem. Jika terakumulasi dalam jangka waktu lama akan menurunkan kualitas minyak rem dan menurunkan titik didih

Efeknya membuat cairan rem mudah mendidih dan kalau sudah mendidih, timbul gelembung dan rem bisa ngeplos alias blong. Bahaya… BRO & SIS.

Bahan cairan rem berbasis Silicone. Cairan ini tidak abrasif seperti Glikol. Selain itu cairan rem berbahan dasar silicone tidak mudah meyerap air seperti glikol.

Cairan rem berbahan silikon tidak direkomendasikan untuk balapaan karen sifatnya yang kompresibel (agak membal) saat tuas rem di tekan.

Yanga menarik adalah cairan rem DOT 5.1 yang berbahan dasar glikol namum memiliki daya hisap air lebih tinggi dari DOT4. Sehingga jika Anda menggunakan cairan rem DOT5.1 akan lebih sering ganti minyak rem.

DOT5.1 bukan berarti tidak memiliki kelebihan. Minyak rem DOT5.1 didesain untuk bisa melumasi karet bagian dalan sistem pengereman.

Spesifiksi Minyak Rem

Cairan Rem Dot 3

Cairan rem Dot 3 biasanya berbasis glikol eter, tetapi Glikol Ester bukan bahan yang direkomendasaikan.

Bahkan standar FMVSS116 menyatakan tidak tepat komposisinya sebagai kimia cairan rem.

Jadi penggunaan DOT 3 Glicol Ester hanya memanfaatkan sifat fisik cairan sebagai minyak rem.

Namun, industri cairan rem telah, secara musyawarah mufakat, memutuskan bahwa cairan glikol eter adalah cara paling ekonomis untuk memenuhi persyaratan.

Cairan Rem DOT 4

Dot 4 cairan rem juga berbasis glikol eter tetapi juga mengandung borate ester untuk meningkatkan beberapa sifat termasuk peningkatan titik didih kering dan basah.

Cairan rem DOT 4 memiliki titik didih yang lebih stabil dan lebih tinggi selama tidak menyerap air.

Namun ironisnya begitu cairan benar-benar mulai menyerap air, titik didih biasanya akan jatuh lebih cepat daripada cairan rem DOT 3 yang khas.

Dengan standar FMVSS116, cairan rem DOT 4 harus memiliki titik didih kering minimum 230 ° C dan titik didih basah minimum 155 ° C.

Cairan Rem DOT 5.1

Secara historis, kinerja tingkat DOT 5 (khususnya titik didih dan viskositas) hanya dapat dicapai dengan cairan berbasis silikon.

Namun, komposisi modern telah menciptakan cairan berbasis glikol ether yang sekarang memenuhi persyaratan cairan rem DOT 5.

baca juga : Cara Ganti Selang Rem ABS Perlu Brake Bleeder

Yang seharusnya DOT5 menggunakan bahan silikon namun pada kenyataannya berbahan glikol ester, maka terda[at perbedaan yang nyata.

Bisa dibilang cairan rem DOT 5.1 hanyalah cairan rem tipe DOT4 yang memenuhi persyaratan kinerja cairan rem DOT 5.

Karena itu, Cairan rem DOT 5.1 biasanya dapat dicampur dengan cairan rem DOT 3 atau DOT 4 tanpa kekhawatiran.

Terkadang, cairan Rem DOT 5.2 disebut sebagai cairan rem ‘DOT 4 Plus’ atau ‘Super DOT 4’ karena KOMPOSISI KIMIANYA lebih mirip dengan cairan DOT 4 konvensional daripada cairan rem DOT 5 konvensional.

Bahkan, DOT 5.1 pada dasarnya terdiri dari ester borate.

Cairan Rem DOT 5

Cairan rem DOT 5 telah dikembangkan untuk aplikasi militer, yaitu untuk kendaraan yang dapat di penyimpanan selama bertahun-tahun, tanpa perawatan dan harus segera siap pakai ketika diperlukan.

Cairan Rem DOT 5 lebih unggul dalam hal retensi titik didih dan sifat korosi / konservasi, karena Cairan Rem DOT 5 tidak menyerap air.

Hingga kini produsen mobil belum bergerak menggunakan cairan silikon untuk pertama kalinya mengisi mobil biasa karena dua alasan utama:

  • Kelarutan udara rendah sehingga bisa membuat pedal rem membal
  • Tidak ada kelarutan air, sehingga kelembaban yang masuk dalam sistem bisa korosif dan dapat membeku pada suhu rendah atau mendidih pada suhu tinggi.

Mulai saat ini semoga sobat goozir sudah tidak bingung lagi memiliki cairan rem yang tepat untuk kendaraan Anda.

Demikian info singkat spesifikasi jenis minyak rem yang banyak di jual di pasaran. Semoga berguna.

Baca jua info pilihan di bawah ini

Follow us

IG : Goozirblog

Facebook : Goozircom

Twitter : Goozircom

Telegram : Goozircom