Konsumsi bahan bakar Yamaha GT125 versi goozir.com

Diposting pada
Sobat goozir, sebagaimana telah diceritakan saat bayar pajak motor yang masih kredit, saya melakukan pembayaran langsung di samsat pusat di Banyumas. Nah saya pulang kampung dengan mengendarai  sepeda motor saya sendiri yaitu Yamaha GT125. Kalau buat jalan lurus mulus dan sepi geber sampai 100 kpj gampang diraih sob. Bagaimana konsumsi bahan bakarnya?

Perlu diketahui saya  berat sekitar 55 kg tinggi 168 cm. Bahan bakar  yang saya gunakan pertamax ron 92. Kondisi jalan khas pantura ada mulus ada lobang ada naik ada turun ada macet ada lancar. Kadang geber kadang pelan. Kecepatan tentunya bervariasi. Top speed sekitar 90an gas belum mentok, keburu ketemu keramain.  Umur motor baru 1 tahun . Langsung saja…
Sebelum berangkat motor saya isi full tank malamnya. Abis isi pulang langsung parkir motor ga di pakai lagi. Jarak kontrakan ke pom bensin sekitar 500 meter.  Paginya sebelum berangkat saya jepret kilometer motor saya. Hasilnya  menunjukan 5397 km.   hasil isi bahan bakarnya tapi saya masih ingat harga bayar abisnya 23 ribu lebih kita bulatkan Rp 23.000 aja ya. Terus saya foto kilometernya diperoleh angka 5522. Saya memang cuma melakukan dokumentasi kilometer hanya untuk pengsian bahan bakar pertama saja namun pengisian selanjutnya memang dikisaran harga 23 ribuan. Setiap isi full tank.
kilometer sebelum start berangkat

Start motor, jalan wus wus wus skip skip dah mau sampai red line bahan bakar isi full lagi. Saya ga print

kilometer saat setelah pengisian full tank
Jadi berapa jarak yang ditempuh dengan pertamak 1 liter ron 92?  Kita hitung bersama.
Jarak tempuh pengisian pertama 5522-5397= 125km
Pertamax yang terpakai 23.000: 9300 = 2,47 liter
Jarak tempuh 1 liter pertamax ron 92 = 125:2,47 = 50,61 km/liter
Jadi bagaimana sobat goozir, apakah dengan jarak tempuh 50, 61 km  per satu liter pertamax ron 92 sudah irit? Mungkin ada yang ragu atau data kurang valid? walaupun saya sajikan apa adanya? Memang ini merupakan data yang saya ambil saat berangkat dari Bekasi ke arah pantura dan tidak disertakan struk. Mungkin lain waktu akan saya lakukan pengukuran lagi. Kemungkinan pada saat mudik nanti jika Allah  SWT menghendaki.
Sementara itu yang bisa saya share, semoga berguna….