9 Sensor Pada Motor Injeksi, Ini Dia Daftarnya

9 Sensor Pada Motor Injeksi, Ini Dia Daftarnya

Diposting pada

Goozir.com – Sensor pada motor injeksi setidaknya ada 9. Sensor-sendor tersebut menjadi input bagi ECU untuk menentukan perintah selanjutnya.

Masing-masing sensor memmiliki fungsi sendiri-sendiri, namun semuanya berfungsi untuk menunjang kinerja motor injeksi.

Sesuai tugas masing-masing, sensor akan mengirim data untuk diproses oleh Electronic Control Unit (ECU).

Fungsi Sensor Pada Motor Injeksi

Pada motor injeksi pada umumnya memiliki setidaknya ada 9 sensor yang meliputi : Sensor 02, Throttle Position Sensor,sensor MAP, Sensor IAT, Sensor Engine oil temperature, coolant sensor, Crank angle sensor, Lean angle sensor,IACV Sensor.

Berikut fungsi masing masing Sensor tersebut pada motor injeksi.

1. Sensor O2 (Oksigen)

SO2 Sensor atau sensor oksigen berfungsi untuk memonitor, menjaga gas buang sisa pembakaran agar tetap ramah lingkungan.
Dari hasil monitor tersebut akan di kirim ke ECU untuk menentukan campuran bahan bakar yang sesuai.

O2 Sensor biasanya berada di leher knalpot atau di saluran pembuangan.

2. Throttle Position Sensor (TPS)

TPS merupakan sensor yang akan mendeteksi sudut pembukaan katup pada Throttle Body kemudian mengirimkannya ke ECU untuk dikalkulasikan jumlah bahan bakar yang akan disemprotkan.

Ketika muncul perubahan pergeseran katup maka sensor akan bekerja mengirimkan sinyal ke perangkat ECU.

TPS biasanya terpasang di Throttle Body.

3. Manifold Air Pressure Sensor (MAPS)

Fungsi sensor MAP yang utama adalah mengukur besarnya tekanan udara di dalam intake manifold sistem pembakaran motor.

Caranya adalah memanfaatkan selang vakum yang berada di antara sensor MAP dengan intake manifold.

Dari selang tersebut dapat diketahui nilai kevakuman intake manifold. Namun, ada juga sensor MAP yang diletakkan dalam intake manifold sehingga bisa langsung mengukur tekanan udara.

MAP Sensor digunakan sebagai sumber informasi ECM dalam menentukan jumlah bahan bakar yang akan diinjeksikan ke intake manifold.

4. Sensor Intake Air Temperature (IAT)

IAT memiliki tugas untuk mendeteksi suhu udara yang masuk ke dalam mesin motor. Tepatnya, Intake Air Temperature akan mendeteksi apakah adanya perubahan suhu udara pada bagian throttle body atau sistem intake motor.

Untuk dapat mendeteksi terjadinya perubahan suhu tersebut, sensor Intake Air Temperature dilengkapi dengan komponen elektronik yaitu thermistor.

Thermistor inilah yang akan membantu Intake Air Temperature Sensor dalam melihat terjadinya perubahan suhu pada intake dengan membandingkan nilai tahanannya.

5. Engine Oil Temperature Sensor

Sensor motor injeksi ini pengukur suhu oli mesin ini bekerja mengukur mengukur suhu oli mesin.

Sensor ini hanya terdapat pada motor dengan pendingin udara sehingga pada motor dengan radiator tidak memiliki Engine oil temperature.

6. Engine Coolant Sensor

Sensor ini mendeteksi suhu air pendingin radiator.

Sensor ini juga akan mengatur perputaran kipas radiator dan indikator overheat di speedometer.

7. Lean Angle Sensor

Lean Angle Sensor bertugas mendeteksi kemiringan motor sehingga saat motor rubuh makan sensor akan mengirim sinyal ke ECU untuk menonaktifkan semua sistem mesin dan mematikan mesin secara otomatis.

8. Crank Angle Sensor

Sensor motor CKP bisa mendeteksi putaran mesin dan posisi top piston supaya koil serta injektor yang ada di dalam sistem mesin bisa bekerja pada waktu tepat.

Sensor CKP adalah memberikan informasi ke bagian ECU mengenai kecepatan putaran mesin serta timing dari pengapian.

9. Sensor IACV (Intake Air Cut Valve)/ FID (Fast Idle Solenoid).

Bisa dibilang inilah chooke pada motor injeksi.

Sensor pada motor injeksi ini akan meningkatkan rpm saat mesin dalam keadaan dingin.

Kerja IACV masih berkaitan dengan sensor pembaca suhu mesin atau EOT.

Ketika EOT membaca suhu mesin masih dingi maka EOT memerintahkan ECU untuk menaikkan rpm dan mengaktifkan IACV.

Jika EOT membaca suhu mesin telah layak untuk digunakan… maka EOT akan memerintah ECU untuk menurunkan rpm ke kondisi idle dan menonaktifkan IACV.

Demikian 9 sensor pada motor Injeksi, semoga bermanfaat.

Baca juga info pilihan berikut ini

Follow us :

Instagram : Goozirblog

FB Page : Goozircom

Twitter : Goozircom

Telegram : Goozircom

Youtube : Goozirblog