Kesiapan Yamaha MotoGP Jelang Race 2020-2021

Kesiapan Yamaha MotoGP Jelang Race 2020-2021

Diposting pada

Goozir.com – Yamaha MotoGP siap menghadapi race 2020 yang akan segera hadir bulan Maret 2020 dan punya senjata baru untuk race MotoGP 2021. Yamaha Iwata berubah dengan berubahnya managemen racing. Yamaha memiliki strategi baru, persiapan lebih matang dengan personel baru.

Persiapan jelang race 2020 terus dipersiapkan. Personel baru pun sudah bertambah untuk mendevelop Yamaha M1 lebih siap lagi menghadapi musim 2020 dan musim 2021 serta musim-musim selanjutnya.

Penasaran personel baru Yamaha MotoGP 2020-2021 yang akan mengawal menuju kesuksesan? Berikut beberapa poin yang bisa goozir.com rangkum untuk sobat goozir tercinta.

Top Managemen Racing Baru

Pimpinan proyek MotoGP kini berada di bawah pemimpin baru yaitu Takahiro Sumi yang menggantikan Kouiji Tsuya. Kabarnya dibawah pemimpin baru komunikasi dari rider ke pimpinan makin lancar sehingga update baru bisa mekin cepat.

Ditambah dengan background pemimpin baru tim proyek MotoGP dari Yamaha yang ahli sasis. Pada saat test beberapa waktu lalu Yamaha membawa sasis dan knalpot baru. Mungkin itulah yang menjadi update pada saat race dimana mesin sudah disegel.

Untuk musim 2020 kabarnya mesin baru YZR-M1 sudah diupdate. Jika tahun sebelumnya pada bagian mesin kurang bobot sehingga kurang balance, new M1 kabarnya sudah dipermbaiki.

Pemimpin dari divisi racing memiliki peran penting untuk mempecepat proses upadate motor sesuai denga aturan yang berlaku. Kini Yamaha akan lebih fleksibel denga perubahan agar sesuai dengan yang diharapkan dan memperoleh hasil yang bagus.

Pemimpin Pengembangan Softaware Baru (Michele Gadda)

Berlakunya ECU seragam Magneti Marelli membawa tekanan tersendiri untuk tim MotoGP Yamaha. Bahkan sekelas Michele Gadda belum mampu mambawa Yamaha menjadi juara. Namun bukan tanpa perubahan, Yamaha kini lebih bisa memanfaatkan Magneti Marelli dibanding sebelumnya.

Ditambah lagi sekarang Yamaha berhasil “Membajak” Enginer baru untuk mengurusi ECU Magneti Marelli yang sudah biasa menangani ECU tersebut yaitu Marco Frigerio.

Marco Frigerio adalah enginer elektronik Ducati Desmosedici GP19 tunggangan Jack Miller. Marco adalah insinyur yang sudah berkutak dengan Magneti Marelli sebelum ECU tersebut digunakan seragam di MotoGP.

Dengan hadirnya Michele Gadda dan Marco Frigerio diharapkan Yamaha mampu memperbaiki motor baik dari segi perfoma maupun dalam memanfaatkan ECU tersebut secara maksimal. Sehingga Yamaha bisa bersaing dengan Honda dan Ducati yang sudah lebih dulu mampu memanfaatkan Magneti Marelli.

Test Rider Baru Lorenzo

Sepertinya Yamaha tak lepas dari Lorenzo. Setelah menyatakan pensiun dari balap MotoGP, Lorenzo kembali terlibat dengan MotoGP namun bukan sebagai pembalap dibalapan melainkan sebagai test rider. Jorge Lorenzo kembali ke pangkauan Yamaha sebagai rider yang akan mengetes motor M1 sekaligus membantu mendevelop Yamaha M1 agar bisa kompetitif.

Lorenzo termasuk pembalap yang berhasil menaklukan M1 bahkan berhasil menjadi juara dunia 3 kali bersama M1. Style balapnya yang lembut dan mengalir pas dengan karakter Yamaha M1. Ditambah dengan kru chief Galbusera yang akan menjadi partner Lorenzo dalam mengembangakn M1.

Kembalinya Lorenzo ke Yamaha bisa menjadi sinyal bagus untuk pengembangan Yamaha M1 kedepan. Dengan kemampuan menganalisa yang dimiliki Lorenzo berhasil menaklukna Ducati Desmosedici walaupun butuh waktu untuk itu. Tapi dari kemampuan tersebut bisa menjadi obat bagi Yamaha M1 yang akan datang, semoga….

Pembalap Yamaha Maverick Vinales

Yamaha berhasil mendapatkan tandatangan Vinales hingga 2022. Hal tersebut tentu sangat baik buat Yamaha sebab Vinales menjadi salah satu rider rebutan yang diincar oleh Ducati. Dengan disegelnya Vinales maka harapan Ducati memboyong Vinales ke timnya sudah hilang.

Diawal musim 2020 Vinales sudah teken Kontrak hingga dua tahun seharusnya membawa dampak positif. Sebab Vinales tidak perlu berpikir mau kemana setelah kontrak abis bersamma Yamaha 2020. Bagi Yamaha juga diuntungkan dengan tetap adanya Vinales. Vinales berhasil membawa Yamaha jadi 3 besar juara umum selama 2 tahun berturut turut.

Pembalap Yamaha MotoGP Fabio Quartararo

Fabio Quartararo Yamaha Motogp
gambar : Yamaha racing

Fabio Quartararo sudah diikat oleh tim Yamaha factory untuk berduet dengan Vinales. Tahun 2021 Vinales dan Fabio akan menjadi 1 paddock. Keberhasilan Quartararo dengan Yamaha M1 yang lebih tua 1 tahun dari Yamaha Faktori mampu membawa dirinya mejadi Rockie of the year bahkan berhasil menyabet podium beberapa kali.

Dengan motor yang memiliki spek dibawah M1 pabrikan saat itu Fabio berhasil tampil gemilang bahkan mampu membuat Marc Marquez mengakui bahwa Quartararo adalah saingan terberatnya saat itu. 2021 Qaurtararo akan gabung dengan Yamaha Factory kemudian Lorenzo ikut mendevelop motor, plus tim elektronik baru tentunya akan membawa semangat baru untuk Yamaha.

Bca juga : Jadwal MotoGP 2020

Tentunya Yamaha mau menjadi juara umum lagi dan sepertinya harapan tersebut akan semakain dekat jika semuanya berjalan lancar. Hal tersebut tentunya akan membuat Marc makin mengakui bahwa untuk merebut juara dunia kedepan akan menjadi tidak mudah.

Demikian beberapa poin yang bisa goozir.com rangkum dengan kesiapan Yamaha menghadai race 2020-2021. Harapan baru Yamaha dengan pembalap bertalenta kemudian tim elektronik baru serta pemimpin bagian racing baru semoga mampu memberikan juara duania kembali ke Yamaha.

Baca juga info pilihan di bawah ini

Follow us

IG : Goozirblog

Facebook : Goozircom

Twitter : Goozircom

Telegram : Goozircom

data-matched-content-rows-num="3" data-matched-content-columns-num="3"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *